9 cara mengobati penyakit tifus

9 cara mengobati penyakit tifus -  Penyakit tifus paling banyak terjadi sebagian besar di negara berkembang seperti Indonesia. Penyakit tifus ini disebabkan oleh infeksi dari bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini akan berkembang dalam usus dan akan menyebabkan demam. Gejala awal ketika seseorang terkena tipes biasanya demam pada malam atau pagi hari. Selain waktu-waktu tertentu bisa beraktifitas seperti biasa sehingga gejala awal sering tidak diperhatikan. Pemeriksaan tifus biasanya dilakukan dengan pengujian darah, urin atau feses.
Gambar penyakit tifus


Bagaimana cara mengobati penyakit tifus.


1. Pengobatan dengan Antibiotik
Antibiotik memang sudah digunakan untuk melawan infeksi bakteri sejak lama dan hasilnya memang sangat bagus. Beberapa jenis antibiotik yang dapat dipilih untuk melawan bakteri namun diusahakan untuk tidak menyebabkan kerentanan dan perlawanan. Beberapa penderita tipes mungkin tidak bisa menerima antibiotik tertentu. Karena itulah pemberian antibiotik harus dilakukan oleh resep dokter yang sudah mengetahui kondisi penderita tipes secara keseluruhan.

Chloramphenicol (Chloromycetin): Antibiotik ini bisa bekerja untuk melawan pertumbuhan bakteri Salmonella thypi penyebab tipes. Antibiotik ini biasanya diberikan pada tahap awal gejala dan bisa menunjukkan perbaikan setelah 2 atau 5 hari. Namun obat ini bisa menyebabkan efek diare, mual dan sakit perut. Penurunan suhu harus mendapatkan perhatian dari dokter.

Amoxicillin (Trimox, Amoxil, Biomox): Obat ini bisa merusak dinding sel bakteri sehingga mengganggu pekerjaan bakteri secara lebih cepat. Ketika awal diberikan antibiotik maka bisa menyebabkan penurunan suhu dengan cepat dan bisa mencegah kambuh. Pemberian antibiotik ini dilakukan selama maksimal 14 hari dengan dosis yang ditentukan oleh dokter.

Ciprofloxacin (Cipro): Antibiotik ini bisa menyerang bakteri penyebab tipes dan menghambat pertumbuhan bakteri sehingga mati sebelum menjadi lebih buruk. Perawatan biasanya dilakukan selama tiga hari secara berturut-turut hingga gejala dan tanda tipes sembuh. Antibiotik ini bisa menyembuhkan tipes selama kurang lebih antara 3 hingga 4 hari. Namun obat ini tidak bisa diberikan untuk penderita yang diare dan mual parah.

2. Minum Cukup Air Mineral
Dengan memberikan banyak air mineral kepada penderita penyakit tifus akan membantu penyembuhan menjadi lebih cepat. Terlebih jika penderita juga mengalami diare yang buruk. Cairan akan membantu menurunkan demam, menghambat kerja bakteri dan membunuh bakteri itu secara alami. Jika tidak bisa minum cairan dengan baik maka pemberian cairan melalui infus bisa diberikan di rumah sakit. Pemberikan cairan lewat infus akan langsung ke pembuluh darah sehingga mempercepat penyembuhan.

3. Istirahat Dengan Cukup
Penderita penyakit tifus harus  banyak istirahat karena istirahat bisa membantu penyembuhan menjadi lebih cepat. Penderita tipes disarankan banyak istirahat di tempat tidur dan mengurangi gerakan atau berbagai aktifitas yang lain. Istirahat akan meningkatkan kesehatan dan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, proses pemberian obat akan lebih efektif jika penderita bisa istirahat dengan baik. Anak-anak yang masih sekolah sebaiknya juga sementara tidak masuk sekolah.

4. Mengkonsumsi Makanan Halus
Penderita penyakit tifus juga sangat disarankan untuk mengkonsumsi makanan lunak atau makanan yang lembut. Beberapa jenis makanan yang sering disarankan misalnya bubur nasi merah atau nasi putih yang dicampur dengan sayuran. Bakteri penyebab tifus akan menyerang usus dan menyebabkan usus menjadi sangat sensitif. Makanan halus akan membantu usus  bekerja dengan baik dan tidak menyakiti usus itu sendiri.

5. Makan Lebih Sering
Penderita penyakit tifus sebaiknya juga harus lebih sering makan. Makan lebih sering dengan jumlah sedikit akan membantu usus  bekerja lebih baik. Mengkonsumsi makanan halus ketika perut merasa perih dan sedikit tidak nyaman akan membiasakan usus untuk menerima makanan. Makanan juga bisa mencegah agar bakteri tidak berkembang.

6. Hindari Makanan Pedas
Penderita penyakit tifus hindari memakan makanan yang pedas untuk mencegah agar tipes tidak lebih buruk. Bahaya makanan pedas bisa menyebabkan usus menjadi luka dan membuat bakteri menjadi lebih ganas. Konsumsi makanan yang pedas juga bisa menyebabkan tipes menjadi lebih parah dan komplikasi seperti luka dan pendarahan pada usus.

7. Menjaga Kebersihan
Menjaga kebersihan untuk mempercepat penyembuhan. Ketika menjaga kebersihan maka penderita penyakit tifus bisa terhindar dari kontaminasi bakteri atau sumber penyakit yang lain. Penderita tipes memiliki kekebalan tubuh yang lebih lemah dan sangat mudah terkena sumber penyakit lain. Ketika terkena komplikasi maka bisa menghambat penyembuhan dan membuat tipes juga sulit untuk sembuh.

8. Kompres dengan Air Dingin
Ketika awal gejala tifus maka penderita biasanya akan terkena panas yang sangat tinggi pada malam hari. Bahkan panas juga bisa terjadi sepanjang hari tergantung kondisi kesehatan penderita tipes. Ketika panas sangat dingin maka Anda bisa mengompres dengan air dingin. Cara ini dilakukan dengan merendam kain yang lembut atau handuk ke dalam air dingin. Setelah beberapa saat maka angkat dan peras. Kemudian letakkan pada bagian dahi atau ketiak.
Jika suhu tubuh sangat panas maka anda juga bisa mengelap bagian telapak tangan atau kaki dengan air dingin.

9. Minum Larutan Oralit
Untuk mengurangi gejala ini maka bisa membuat minuman oralit. Anda  bisa menggunakan jenis oralit yang sudah jadi dari apotik atau membuatnya sendiri. Campuran oralit terdiri dari setengah sendok garam dicampur dengan satu gelas air minum dingin yang bersih. Kemudian aduk hingga rata dan minum selama beberapa kali.

Demikian 9 cara mengobati penyakit tifus secara alami, semoga dapat membantu dan terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengatasi Kulit Kering Pada Tangan Secara Alami

Pengobatan Penyakit Radang Otak